Jumat, 05 Agustus 2011

Kamu dan Masa Lalu

Mengapa masa lalu itu identik dengan melupakan?
Kamu yang seolah amnesia, tidak tahu siapa aku dalam masamu selama ini. 
Atau aku yang mendadak harus menghilangkanmu dari tiap segi ingatanku. Berlagak tidak pernah ada apa-apa, dulu. 
Padahal? 
Nyatanya baik aku ataupun kamu sudah saling mencatat satu sama lain, kamu sejarahku, dan sebaliknya.
Lalu mengapa aku harus bersikeras menghilangkanmu?
Sebenarnya, bukan kamu yang ingin aku hapus dari hidupku, tapi rasa sakit itu.
Rasa sakit yang seolah terus beresonansi karena kamu yang menggetarkannya. 
Bukan perkara kamu ada atau tidak, tapi aku sudah sanggup melanjutkan kisah ini atau belum.
Dan bila semua rasa sakit, getir, perih, dan segalanya yang menyakitkan itu lepas aku akan dengan mudahnya menerimamu kembali. Sebagai kamu yang baru.

26 Juli 2011, oleh Aji Nur Afifatul Hasna

Entah bagaimana  aku langsung jatuh cinta pada tulisan ini, tepat sekali.
Makasih ya Pik udah ngizinin aku nulis ini di blog ku