Sabtu, 14 Desember 2013

Desember

Hai Desember, baik? aku tidak begitu. Kamu datang terlalu cepat, pergi juga begitu cepat. Aku hampir merasakan adamu, tapi kamu tidak mau. Desember, maukah kamu berhenti di satu hari? Hari dimana aku bisa menyatakan cintaku tanpa malu-malu, hari dimana aku bisa meluapkan rinduku. Maukan?
Berhentilah sejenak di 22 Desember, lalu pergilah, secepat detik yang berdetak tanpa henti.